Tampilkan postingan dengan label Puisi Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juni 2009

Wahai Tuhanku

Atas derita kami nama-Mu sering kami salahkan
Kami agungkan nama-Mu tanpa keikhlasan
Kami yang selalu berharap akan kebebasan
Tetapi Ada-Mu sering kami sepelekan


Berharap selalu melakukan apa yang kami inginkan
Berjuang untuk bebas mandiri
Tetapi dari-Mu kami menghilangkan diri

Kesana-kemari, kebutuhan hidup kami kejar
Tapi utuk bertasbih menyebut nama-Mu, lisan ini tak pernah lancar
Kami selalu berpura-pura bahwa kami bebas
Melihat dunia tanpa rasa puas

Disudut pikiran kami
Kami menutup mata, bersembunyi
Berpura-pura bebas dalam dilorong jiwa yang dalam
Padahal tanpa-Mu kami meraba-raba dalam gelap kelam

Setelah lama kami dalam kegelapan tanpa diri-Mu
Kami merenungi diri danmenerima kenyataan
Bahwa hanya dengan berpegang teguh kepada-Mu
Kami mendapatkan kebebasan yang kami inginkan

Oleh: Deshinta Arrova Dewi
READ MORE...- Wahai Tuhanku

Kamis, 04 Juni 2009

SYAIR RENUNGAN ISTRI

Pernikahan atau perkawinan
Membuka tabir rahasia
Suami yang menikahi kamu
Tidaklah semulia Muhammad Saw
Tidaklah setaqwa Ibrahim
Pun tidak setabah Ayyub
Atau pun segagah Musa
Apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman
Yang punya cita-cita
Membangun keturunan yang sholeh

Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Suami menjadi pelindung
kamu penghuninya
Suami adalah nahkoda kapal
kamu navigatornya
Suami bagaikan balita yang nakal
kamu adalah penuntun kenakalannya
Saat Suami menjadi raja
kamu nikmati anggur singgasananya
Seketika Suami menjadi bisa
kamulah penawar obatnya
Seandainya Suami masinis yang lancang
sabarlah memperingatkannya

Pernikahan ataupun Perkawinan
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki suami yang tak segagah mana
Justru Kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Khadijah
yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar
yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi solehah

READ MORE...- SYAIR RENUNGAN ISTRI

SYAIR RENUNGAN SUAMI

Pernikahan atau perkawinan
Menyingkap tabir rahasia
Istri yang kamu nikahi
Tidaklah semulia Khadijah
Tidaklah setaqwa Aisyah
Pun tidak setabah Fatimah
Justru Istrimu hanyalah wanita akhir zaman
Yang punya cita-cita Menjadi sholehah

Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Istri menjadi tanah
kamu langit penaungnya
Istri ladang tanaman
kamu pemagarnya
Istri kiasan ternakan
kamu gembalanya
Istri adalah murid
kamu mursyidnya
Istri bagaikan anak kecil
kamu tempat bermanjanya
Saat Istri menjadi madu
kamu teguklah sepuasnya
Seketika Istri menjadi racun
kamulah penawar bisanya
Seandainya Istri tulang yang bengkok
berhatilah meluruskannya

Pernikahan atau perkawinan
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana
Justru kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Rasulullah
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahuwajhah
Cuma suami akhir zaman
Yang berusaha menjadi soleh

READ MORE...- SYAIR RENUNGAN SUAMI